Sobat Kepo, tahukah Sobat dengan Aplikasi Computer Vision? Computer Vision adalah salah satu disiplin ilmu komputer yang mempelajari tentang bagaimana pemahaman sebuah mesin atau komputer untuk dapat mengenali dan mengekstrak informasi dari objek/citranya untuk tujuan tertentu. Gambar berikut ini adalah contoh aplikasi computer vision pada bidang industri. 
 
Perpaduan bidang ilmu kecerdasan buatan dan ilmu komputer menjadikan computer vision sebagai salah satu disiplin ilmu yang sangat cerdas dan solutif dalam menggali informasi dari suatu gambar ataupun video digital. Pada artikel sebelumnya sudah di bahas Apa itu computer vision. Nah sesuai dengan janji artikel yang dibahas sebelumnya, kali ini kepoilmu.com akan membahas apa saja sih aplikasi dari computer vision?
 
Yuk pantengin artikelnya.

Aplikasi Computer Vision secara Umum

Pada umumnya aplikasi computer vision meliputi tugas-tugas pada sistem Machine Vision industri seperti memeriksa botol-botol yang melaju di jalur produksi, untuk meneliti kecerdasan buatan dan komputer atau robot yang dapat memahami dunia di sekitar mereka. Computer vision dan bidang Machine Vision memiliki tumpang tindih yang signifikan. 
 
Computer vision mencakup teknologi inti analisis citra otomatis yang digunakan di banyak bidang saat ini. Machine Vision biasanya mengacu pada proses penggabungan analisis citra otomatis dengan metode dan teknologi lain untuk memberikan inspeksi otomatis dan panduan robot dalam aplikasi industri. Dalam banyak aplikasi computer vision, komputer sudah diprogram sebelumnya untuk menyelesaikan tugas tertentu, tetapi metode berdasarkan pembelajaran sekarang menjadi semakin umum.
Image source: www.viatech.com
Baca juga artikel lainnya:
APA ITU COMPUTER VISION?

Berikut ini beberapa contoh dari aplikasi computer vision pada sebuah sistem yaitu:

  • Pemeriksaan otomatis, misalnya, dalam aplikasi manufaktur.
  • Membantu manusia dalam tugas identifikasi, misalnya, sistem identifikasi spesies.
  • Mengontrol proses, misalnya, robot industri.
  • Mendeteksi kejadian, misalnya, untuk pengawasan visual atau penghitungan orang.
  • Interaksi, misalnya, sebagai masukan ke perangkat untuk interaksi komputer-manusia.
  • Memodel objek atau lingkungan, misalnya, analisis citra medis atau pemodelan topografi.
  • Navigasi, misalnya, oleh kendaraan otonom atau robot seluler.
  • Mengatur informasi, misalnya, untuk mengindeks basis data gambar dan urutan gambar.
Nah, salah satu bidang aplikasi yang paling menonjol adalah medical computer vision  atau pemrosesan gambar medis. Area ini ditandai dengan ekstraksi informasi dari data gambar untuk tujuan membuat diagnosis medis pasien. Secara umum, data gambar berupa gambar mikroskop, gambar X-ray, gambar angiografi, gambar ultrasonik, dan gambar tomografi. 
Contoh informasi yang dapat diekstraksi dari data gambar tersebut adalah deteksi tumor, arteriosklerosis atau perubahan maligna lainnya. Proses ini juga dapat berupa pengukuran dimensi organ, aliran darah, dll. Area aplikasi ini juga mendukung penelitian medis dengan memberikan informasi baru, misalnya, tentang struktur otak, atau tentang kualitas perawatan medis. Aplikasi computer vision di bidang medis juga termasuk peningkatan gambar yang ditafsirkan oleh manusia, misalnya gambar ultrasonik atau gambar X-ray, untuk mengurangi pengaruh kebisingan.
  • Aplikasi computer vision berikutnya adalah pada bidang industri, kadang-kadang disebut machine vision.
Pada bidang ini, informasi diekstraksi untuk tujuan mendukung proses manufaktur. Salah satu contohnya adalah kontrol kualitas di mana detail atau produk akhir secara otomatis diperiksa untuk menemukan cacat. Contoh lain adalah pengukuran posisi dan orientasi detail untuk dijemput oleh lengan robot. Machine vision juga banyak digunakan dalam proses pertanian untuk menghilangkan bahan makanan yang tidak diinginkan dari bahan curah, sebuah proses yang disebut pemilahan optik.
  • Aplikasi dalam bidang militer
Bidang militer merupakan salah satu bidang terbesar untuk computer vision. Contoh yang jelas adalah deteksi tentara musuh atau kendaraan dan panduan rudal. Sistem yang lebih canggih untuk panduan misil mengirimkan rudal ke suatu daerah daripada target tertentu, dan pemilihan target dibuat ketika rudal mencapai area berdasarkan data citra yang diperoleh secara lokal. 
Konsep militer modern, seperti “kesadaran medan perang”, menyiratkan bahwa berbagai sensor, termasuk sensor gambar, menyediakan sekumpulan informasi yang kaya tentang adegan pertempuran yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan strategis. Dalam hal ini, pemrosesan data secara otomatis digunakan untuk mengurangi kerumitan dan untuk memadukan informasi dari beberapa sensor untuk meningkatkan keandalan.
 
Salah satu bidang aplikasi yang lebih baru adalah pada kendaraan otonom,yang meliputi submersible, kendaraan berbasis darat (robot kecil dengan roda, mobil atau truk), kendaraan udara, dan kendaraan udara tanpa awak (UAV). Tingkat otonomi berkisar dari kendaraan yang sepenuhnya otonom (tanpa awak) ke kendaraan di mana sistem berbasis visi komputer mendukung pengemudi atau pilot dalam berbagai situasi. 
Kendaraan otonom sepenuhnya biasanya menggunakan visi komputer untuk navigasi, yaitu untuk mengetahui di mana itu, atau untuk menghasilkan peta lingkungannya (SLAM) dan untuk mendeteksi hambatan. Ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi peristiwa spesifik tugas tertentu, misalnya, UAV yang mencari kebakaran hutan. Contoh sistem pendukung adalah sistem peringatan hambatan di mobil, dan sistem untuk pendaratan pesawat secara otonom. 
Beberapa produsen mobil telah menunjukkan sistem untuk mengendarai mobil otonom, tetapi teknologi ini masih belum mencapai tingkat di mana ia dapat diletakkan di pasar. Ada banyak contoh kendaraan otonom militer mulai dari rudal canggih, hingga UAV untuk misi pengintaian atau panduan rudal. Eksplorasi ruang angkasa telah dilakukan dengan kendaraan otonom menggunakan visi komputer, misalnya, Mars Exploration Rover NASA dan ExoMars Rover milik ESA.

Adapun bidang aplikasi dari computer vision yang lainnya yaitu:

  • Mendukung pembuatan efek visual untuk bioskop dan siaran, mis, pelacakan kamera (matchmoving).
  • Pengawasan.
  • Melacak dan menghitung organisme dalam ilmu biologi

Nah, kurang lebih seperti di ataslah beberapa aplikasi dari computer vision. Pantengin terus ya blognya kepoilmu.com, artikel berikutnya akan menjadi topik yang jauh lebih menarik. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *