Kepoilmu.com – Google merupakan salah satu rajanya Search Engine (Mesin Pencarian), bagaimana tidak, berdasarkan data dari Netmarketshare.com sejak tahun 2017 hingga 2018, Google masih dalam posisi pertama peringkatnya sebagai mesin pencarian yang paling populer digunakan, presentase nilai peringkatnya jauh di atas urutan kedua dengan presentase 73.04%, disusul oleh baidu di posisi kedua dengan presentase 13.28%.
Contoh hasil pencarian menggunakan Google
Image source: www.mkrtechsoft.com

Bertemu lagi sobat setia kepoilmu.com, sobat semuanya pasti sudah akrab bukan dengan Search Engine yang bernama Google? Google merupakan raksasanya mesin pencarian terpopuler hingga saat ini, namun google bukanlah satu-satunya mesin pencarian yang ada dan sedang dikembangkan hingga saat ini. Hampir setiap negara mempunyai Search Enginenya masing-masing, bahkan negara-negara di Asia saja juga ada, seperti China yang menggunakan Baidu, Korea Selatan menggunakan Naver, dan Jepang yang menggunakan Yahoo Japan.

Baik, sobat semuanya sudah pada tahu apa saja jenis-jenis Search Engine yang populer digunakan saat ini. Namun, tidak semuanya dari kita yang mengetahui lebih detail apa sih sebenarnya Search Engine itu?

Keterbatasan akan pengetahuan tersebut sangat bisa kita tutupi, caranya adalah dengan membaca sampai tuntas artikel ini, sebab pengetahuan sobat akan Search Engine sudah pasti akan bertambah. Dengan demikian sobat tidak hanya mengetahui Search Engine secara umum saja.

Pada kesempatan yang berbahagia kali ini, kepoilmu.com akan mengupas dan berbagi pengetahuan mengenai Apa itu Search Engine?

Mari kita cek sejarah singkatnya terlebih dahulu.
Menurut Dr. Tom Joseph Seymour pada artikel penelitiannya yang berjudul “The History of Search Engine (2011), mesin pencarian mulai bermunculan pada tahun 90-an karena jumlah situs di Web kian meningkat pada pertengahan hingga akhir 90-an, mesin pencari ini mulai muncul untuk membantu orang menemukan informasi dengan cepat.
Mesin pencarian juga dikembangkan untuk kepentingan bisnis, banyak perusahaan yang bergerak dibidang internet mengembangkan model bisnis untuk membiayai layanan mereka, seperti program bayar per klik yang ditawarkan oleh Open Text pada tahun 1996 dan kemudian Goto.com pada tahun 1998. Goto.com kemudian mengubah namanya menjadi Overture pada tahun 2001, dan dibeli oleh Yahoo! pada tahun 2003, dan sekarang menawarkan peluang pencarian berbayar untuk pengiklan melalui Yahoo! Pemasaran Pencarian. Google juga mulai menawarkan iklan pada halaman hasil pencarian pada tahun 2000 melalui program Google Ad Words. Pada 2007, program bayar per klik terbukti menjadi pembuat uang utama untuk mesin pencari. Di pasar yang didominasi oleh Google, pada tahun 2009 Yahoo! dan Microsoft mengumumkan niat untuk menjalin aliansi. Yahoo! & Microsoft Search Alliance akhirnya menerima persetujuan dari regulator di AS dan Eropa pada Februari 2010 (Seymour, 2011).

Mesin pencarian beroperasi dengan urutan sebagai berikut (Seymour, 2011):

  1. Perayapan Web
  2. Pengindeksan
  3. Pencarian

Nah, apa itu Search Engine?

Menurut Idseducation pada laman resmi websitenya, Search Engine merupakan suatu sistem software atau aplikasi yang telah didesain dan disediakan oleh suatu badan komersial tertentu, dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pengguna internet dalam mencari berbagai informasi di internet. Informasi-informasi tersebut biasanya tersimpan dalam WWW (World Wide Web), FTP (File Transfer Protocol, ataupun mailing list pada sebuah server.
Secara umum Search Engine merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk menelusuri informasi-informasi pada internet. Berdasarkan sedikit penjelasan dan pendapat dari Idseducation di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Search Engine (Mesin Pencarian) merupakan sebuah program perangkat lunak komputer yang telah dibuat oleh suatu badan (perusahaan) IT untuk kepentingan penelusuran / pencarian dan pengidentifikasian informasi dalam suatu database yang telah tersimpan pada beberapa server internet. Pencarian informasi pada Search Engine berdasarkan kata kunci informasi yang telah tersimpan pada database server internet, misalnya kata-kata kunci pada suatu website / blog.
Nah, kurang lebih seperti itulah kejelasan pengertian dari sebuah Search Engine. Masih kurang rasanya jika kita hanya sebatas mengetahui pengertiannya saja, kita belum mengetahui apa saja jenis-jenisnya dan bagaimana cara kerja dari Search Engine tersebut, nantikan di artikel berikutnya ya hehe.

Semoga kekepoan sobat-sobat semuanya terjawabkan ya, semoga artikel ini juga dapat menambah pengetahuan sobat semuanya. Terimakasih telah mampir dan membaca artikel ini, semoga bermanfaat hehe. Jangan lupa dishare ya, bagikan kebermanfaatan ke rekan-rekanmu dan jangan lupa mampir kembali jika haus / kepo akan pengetahuan-pengetahuan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *