Kepoilmu, – Aksi Demostrasi Terkait Penolakkan Kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pontianak, (05/09/22) Sore, Kalimantan Barat, Jln.Ahmad Yani 1, Gedung DPRD Kalimantan Barat.

Pada Aksi yang di lakukan oleh Organisasi Mahasiswa hampir berunjuk bentrok atas tindakkan dari Kepolisian yang menghalangi jalan mahasiswa untuk bertemu Anggota DPRD untuk mengklarifikasikan atas kenaikan BBM yang pada saat ini.

Namun pada akhirnya, Aksi tersebut telah di redupkan oleh kepolisian tanpa adanya tindakan konperensif. setelah berjalannya Aksi Demostrasi yang di lakukan oleh Organisasi Mahasiswa, dari Pihak Anggota DPRD turun langsung untuk menemui Mahasiswa biar semuanya di bicarakan dengan baik – baik.

Tentu saja mahasiswa melakukan aksi tersebut, karna dengan adanya kenaikan BBM akan bisa menjadi kerugian besar hak kebutuhan dari Masyarakat Kalimantan Barat, bukan hanya masyarakat Kalbar saja yang merugikan, masyarakat Seindonesia saja juga pasti akan sangat sakit atas kenaikan BBM tersebut.

Koordinator Aksi Sahabat Furqon mengatakan terkait adanya aksi Penolakan Kenaikan BBM “ Tujuan Kami untuk turunnya aksi ini adalah untuk membela Hak Rakyat yang pada saat ini sangat sangat lah bingung atas Kenaikan BBM ini, Semua Barang – barang kebutuhan Dapur, Harga pangan semuanya naik, maka dari itu Kami dari Mahasiswa PMII dan KAMMI Turun aksi atas menyuarakan Jeritan Rakyat atas Kenaikan BBM ”.

Ada beberapa Tuntutan yang di persiapkan oleh Mahasiswa kasi tersebut yakni.

  1. Meminta Pemerintah Daerah & DPRD Provinsi Kalimantan Barat untuk menolak dengan kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak ( BBM )
  2. Meminta Pemerintah Daerah & DPRD untuk mengawasi & Menertibkan SPBU agar menyalurkan BBM Subsidi & Non Subsidi tersalurkan secara tepat sasaran.
  3. Mendorong Pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan BBM Bersubsidi.
  4. Mendorong Pemerintah Daerah & DPRD agar melakukan pembenahan hulu migas seperti pemberantasan sindikat Mafia BBM ( Solar) & Kasus Koruosi yang ada di Kalimantan Barat.

Itu lah pernyataan sikap yang diajukan kepada Pemerintah Daerah & DPRD Provinsi Kalbar.

Cetusan dari beberapa dari pernyataan dari Sikap DPRD Provinsi Kalimantan Barat “ Baiklah, Kami akan Ajukan atas Aspirasi yang sudah ajukan oleh Adik – adik Mahasiswa Semua, Kami akan Laporkan ini kepusat atas Pernyataan Penolakkan Kenaikan BBM tersebut ”.

Colek Jawaban Penyataan Dari sahabat Furqon lagi “ Ingat, Kami akan percayakan semuanya penyataan tuntunan yang kami buat atas penolakkan BBM, harus di sampaikan dan harus ada jawaban yang Konkrit dari tuntutan yang kami buat, semisalkan Tuntutan itu tidak ada Jawaban dari Pemerintah Pusat, kami dari Mewakili rakyat akan turun lagi semisalnya tidak ada jawaban dari, kami akan turun lagi, & mengajak masa lebih banyak lagi”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.